![]() |
| Novel The Catcher in The Rye / @samandakim._ |
Opening:
“Katanya dunia ini tempat untuk tumbuh. Tapi kenapa... semakin dewasa, rasanya justru makin hilang arah?”
Substance:
“Ada anak muda dengan topi merah menyala. Namanya Holden Caulfield. Dia gak suka basa-basi. Gak percaya pada dunia orang dewasa. Tapi anehnya, dia sangat percaya pada satu hal: bahwa anak-anak harus diselamatkan.
Katanya, Holden ingin jadi penangkap di ladang gandum.
Bukan dokter. Bukan insinyur.
Tapi penjaga yang berdiri di tepi jurang, buat menangkap anak-anak sebelum mereka jatuh.
Buat Holden, tumbuh bukan proses yang membanggakan.
Tumbuh itu luka.
Dan dewasa adalah dunia yang penuh kepalsuan, atau yang sering dia sebut sebagai 'phony'.
Dia suka museum.
Karena semua di sana diam. Tetap.
Nggak berubah, meski waktu terus berjalan.
Hidup yang bergerak terlalu cepat bikin dia takut.
Takut kehilangan siapa dirinya.
Takut kehilangan orang-orang yang pernah dia sayangi.
Dan soal bebek-bebek itu.
Dia pernah bertanya, “Kalau musim dingin datang, mereka pindah ke mana?”
Itu sebenernya bukan cuma soal hewan.
Tapi cara lain dia buat nanya:
“Kalau aku nggak cocok di dunia ini, aku harus ke mana?”
Closing:


Komentar
Posting Komentar