Orang-orang yang jarang bicara atau mengekspos pikiran dan perasaannya, bukan berarti gak punya apapun yang disimpan dalam kepala dan hatinya. Mereka cuma sadar; gak semua orang perlu tau, dan gak semua orang akan paham.
Di sisi lain, jangan telan mentah-mentah apa yang orang lain bagikan. Kadang mereka cuma butuh validasi kalau mereka itu 'ada', tanpa peduli apa yang mereka omongin benar atau salah. Atau tanpa menimbang bijak atau tidaknya suatu hal itu dibagikan kepada orang lain. Itulah yang seringnya terjadi. Itulah kepalsuan yang sering kita telan setiap hari.
Komentar
Posting Komentar