Lucunya, salah satu buku yang paling jujur tentang dunia… justru adalah buku anak-anak.
Salah satunya adalah “The Little Prince”. Dalam novel yang ditulis oleh Antoine de Saint-Exupéry ini, ada satu bagian ketika sang pangeran kecil bertemu orang dewasa yang sangat terobsesi dengan angka.
Mereka gak peduli bunga, langit, atau keindahan. Mereka hanya peduli seberapa banyak 'sesuatu' itu.
Berapa banyak uang. Berapa banyak hal yang dimiliki. Berapa banyak yang bisa mereka hitung.
Dan semakin banyak angka yang mereka kumpulkan, semakin mereka merasa penting.
Kadang aku berpikir, mungkin itulah masalah dunia orang dewasa.
Kita mulai mengukur hampir semua hal dengan angka.
Kesuksesan, kekuasaan, bahkan nilai diri seseorang.
Tapi di buku ini, pangeran kecil justru melihat sesuatu yang orang dewasa sering lewatkan, yaitu hal-hal yang gak bisa dihitung.
Persahabatan, keindahan, dan kepedulian.
He said :
“All grown-ups were once children… but only few of them remember it.”
Semua orang dewasa dulu pernah menjadi anak-anak. Tapi hanya sedikit yang masih mengingatnya.
Jadi mungkin pertanyaannya bukan apakah kita sudah cukup dewasa. Tapi… apakah kita masih cukup manusia untuk melihat dunia seperti dulu ?
Komentar
Posting Komentar